Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Seminggu Terjebak, Mark Dickey Akhirnya Diselamatkan dari Goa Turki dengan Kedalaman 1.000 Meter
Mark Dickey. (Tangkapan layar YouTube channel CBS News)

Seminggu Terjebak, Mark Dickey Akhirnya Diselamatkan dari Goa Turki dengan Kedalaman 1.000 Meter

MS Hadi
MS Hadi 12 September 2023 at 02:22pm

Djawanews.com – Penjelajah Amerika Serikat, Mark Dickey (40) berhasil diselamatkan setelah terjebak di goa dengan kedalaman lebih dari 1.000 meter di bawah tanah di Turki selatan. Federasi Caving Turki (TUMAF) mengumumkan Dickey berhasil dibawa keluar pada Hari Selasa setelah operasi penyelamatan internasional yang berlangsung berhari-hari.

Diketahui, Dickey sedang dalam misi eksplorasi internasional di Gua Morca Pegunungan Taurus, Provinsi Mersin, Turki, ketika ia dilaporkan mulai mengalami pendarahan saluran cerna pada kedalaman 1.040 meter.

"Dickey telah dikeluarkan dari pintu keluar terakhir gua," tulis TUMAF di platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, melansir Reuters 12 September.

"Dengan demikian, operasi penyelamatan gua telah berakhir dengan sukses. Kami mengucapkan selamat kepada semua pihak yang telah berkontribusi!" tambahnya.

Tim penyelamat Italia mengatakan Dickey dibawa ke tenda medis di kamp untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga:
  • Mulai Tahun Depan Kamboja Terapkan Wajib Militer, Berlaku Usia 18 hingga 30 Tahun
  • Operasi Patuh 2025 Dimulai, Polisi Sasar 15 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas
  • Fadli Zon Jelaskan Alasan Penetapan Hari Kebudayaan Nasional Bertepatan dengan Ultah Prabowo

Operasi internasional penyelamatan Dickey dari gua terdalam ketiga di Turki, melibatkan lebih dari 150 tim penyelamat dari Turki, Kroasia, Italia dan negara-negara lain selama sembilan hari.

Rekaman dari tahap-tahap operasi sebelumnya menunjukkan Dickey berbaring di dalam gua dan menerima perawatan dari tim medis. Rekaman juga menunjukkan tim lain bergerak menuruni gua dengan tali dan melewati lorong-lorong sempit.

Carl Heitmeyer dari Tim Respons Awal New Jersey, kelompok yang dipimpin Dickey, mengonfirmasi kepada BBC News. penjelajah gua tersebut telah diselamatkan dan dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi tersebut.

Dickey mengatakan, dia berpikir tidak akan selamat dari cobaan itu, setelah kondisinya memburuk.

"Satu-satunya perasaan yang saya miliki adalah, 'akankah saya hidup?' Itu benar-benar terlintas di kepala saya, saya seperti 'Ini adalah kurva lonceng'. Sungguh, saya gila jika seperti itu," katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari BBC.

Diketahui, Dickey sedang memimpin tim untuk memetakan bagian baru di dalam gua, ketika dia mulai menderita pendarahan gastrointestinal pada 2 September lalu.

Dia telah ikut memimpin ekspedisi ke Gua Morca sejak akhir Agustus, menurut Layanan Penyelamatan Gua Hongaria, yang juga membantu operasi tersebut.

Kondisinya membaik setelah diberi transfusi darah. Dia kemudian diikat ke tandu dan perlahan-lahan dibawa keluar.

Proses evakuasi ini melibatkan navigasi melalui terowongan batu yang sempit dan bahan peledak harus digunakan di titik-titik tersempit, menurut CBS, mitra BBC di AS.

Berasal dari New Jersey, Dickey dikatakan sebagai penjelajah gua yang berpengalaman dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.

Dia telah menjadi instruktur di Komisi Penyelamatan Gua Nasional AS selama 10 tahun, mengajar berbagai kelas penyelamatan gua. Ia juga terdaftar sebagai Koordinator Program Pertukaran Internasional di situsnya.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#INTERNASIONAL#turki#amerika#penelusur gua#Mark Dickey

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
Berita Hari Ini

1

Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

2

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

3

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up