Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Said Iqbal Nilai Upah Ideal Buruh di DKI Jakarta Mendekati Rp7 juta per Bulan
Demo buruh di Jakarta (VOI/Muhamad Jehan)

Said Iqbal Nilai Upah Ideal Buruh di DKI Jakarta Mendekati Rp7 juta per Bulan

MS Hadi
MS Hadi 02 Mei 2024 at 07:09am

Djawanews.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai upah ideal untuk wilayah DKI Jakarta mendekati Rp7 juta dalam sebulan. Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Jadi, mendekati angka Rp7 juta rupiah. Ini dari hasil survei BPS namanya SBH, survey biaya hidup,” kata Said Iqbal kepada wartawan di Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Mei.

Ia mengakui bila sebenarnya berdasarkan survey BPS bahwa upah ideal di DKI Jakarta yakni Rp 5,2 juta. Namun menurutnya itu tidaklah cukup, jika melihat pemenuhan kehidupan di Jakarta.

“Hitung saja sewa rumah 900 ribu, konsumsi makan 30 ribu 3 hari 90 ribu kali 30 hari 2,7. 2,7 tambah 9 udah 3,6. Kemudian hitung lagi adalah transportasi. Katakan rata rata transportasi adalah 700 udah 4,3 itu baru yang habis dibuang,” ucapnya.

“Bagaimana dengan pakaian, jajan anak gak cukup kalau upah minimum seperti yang sekarang ini,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah elemen buruh menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di beberapa lokasi. Salah satunya adalah kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Baca Juga:
  • Pimpinan DPR Sambut Baik Komitmen Prabowo untuk Kesejahteraan Buruh
  • Pemprov Pastikan UMP Jakarta Naik Tahun Depan
  • DPR Tegaskan PP 51/2023 soal Pengupahan Sudah Tidak Berlaku Lagi usai Putusan MK

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja masih menjadi penyebab masalah kesejahteraan buruh sejak aturan tersebut diundangkan hingga sekarang.

Masalah lain yang menjadi tuntutan buruh adalah penolakan upah murah para pekerja.

"Dua isu tersebut yang menjadi persoalan buruh dalam 5 tahun terakhir. Omnibus Law UU ciptaker mengakibatkan PHK di mana-mana," tegas Said Iqbal ditemui di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Mei.

Menurut Said Iqbal, faktanya Undang-Undang Ciptaker tidak efektif menerap tenaga kerja. Selama tahun 2023, KSPI mencatat ratusan ribu buruh terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

UU Ciptaker, lanjut dia juga mengakibatkan kenaikan upah minimum tiap tahunnya sangat rendah. Pemerintah membatasi kenaikan UMP maksimal 5 persen tiap daerah.

Sementara, buruh menuntut kenaikan upah 15 persen dengan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan biaya sehari-hari di tengah kenaikan harga.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#dki jakarta#Hari Buruh#BURUH#upah buruh#KSPI#Said Iqbal

Berita Terkait

    Subsidi Energi 2026: Menjaga Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Ketegangan Global
    Berita Hari Ini

    Subsidi Energi 2026: Menjaga Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Djawanews.com - Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam menjaga ketahanan energi di tahun 2026, terutama dengan meningkatnya ketegangan militer global. Ketergantungan Indonesia terhadap pasokan dan subsidi energi 2026 ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Kukusan 2 di Lampung Beroperasi dengan Target Produksi 35 GWh Setiap Tahun
    Berita Hari Ini

    PLTA Kukusan 2 di Lampung Beroperasi dengan Target Produksi 35 GWh Setiap Tahun

    Saiful Ardianto 04 Mar 2026 13:24
  • PLTA Masang-2 Diproyeksikan Perkuat Kelistrikan dan Ekonomi Masyarakat Bonjol
    Berita Hari Ini

    PLTA Masang-2 Diproyeksikan Perkuat Kelistrikan dan Ekonomi Masyarakat Bonjol

    Saiful Ardianto 03 Mar 2026 13:20
  • PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?

    Djawanews.com - PT PLN (Persero) berencana membangun PLTA Pomped Storage berkapasitas 1.000 MW di Kabupaten Pacitan. Rencana itu disampaikan dalam pertemuan jajaran PLN dengan Bupati Pacitan Indrata ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
    Berita Hari Ini

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

    Saiful Ardianto 10 Feb 2026 17:21
  • Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?
    Berita Hari Ini

    Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?

    Saiful Ardianto 09 Feb 2026 12:49

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Masang-2 Diproyeksikan Perkuat Kelistrikan dan Ekonomi Masyarakat Bonjol
Berita Hari Ini

1

PLTA Masang-2 Diproyeksikan Perkuat Kelistrikan dan Ekonomi Masyarakat Bonjol

Subsidi Energi 2026: Menjaga Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Ketegangan Global
Berita Hari Ini

2

Subsidi Energi 2026: Menjaga Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?
Berita Hari Ini

3

PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?

PLTA Kukusan 2 di Lampung Beroperasi dengan Target Produksi 35 GWh Setiap Tahun
Berita Hari Ini

4

PLTA Kukusan 2 di Lampung Beroperasi dengan Target Produksi 35 GWh Setiap Tahun

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up