Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Ratu Elizabeth II Wafat, Besok Pangeran Charles Akan Diproklamirkan sebagai Raja Inggris
Charles III (Wikimedia Commons/Dan Marsh)

Ratu Elizabeth II Wafat, Besok Pangeran Charles Akan Diproklamirkan sebagai Raja Inggris

MS Hadi
MS Hadi 09 September 2022 at 12:23pm

Djawanews.com – Ratu Elizabeth II meninggal dunia, takhta Kerajaan Inggris langsung diserahkan tanpa upacara kepada sang pewaris, Pangeran Charles. Meskipun penobatannya masih menunggu waktu, ada sejumlah langkah tradisional yang harus ditempuhnya untuk 'resmi' memegang takhta.

Pangeran Charles bernama lengkap Charles Philip Arthur George. Pria berusia 73 tahun ini memilih nama Raja Charles III, dari empat nama alternatif yang bisa dipilih, seusia nama lengkapnya seperti melansir BBC 9 September.

Menyusul perubahan gelar ini, Pangeran William yang termasuk pewaris takhta tidak otomatis menjadi Pangeran Wales. Itu harus dianugerahkan oleh sang ayah.

Ada pun sang istri Camilla, akan bergelar Permaisuri.

Proklamasi resmi Charles direncanakan digelar Hari Sabtu di hadapan Dewan Aksesi di Istana St. James, London. Dewan ini terdiri dari anggota Dewan Penasihat (Privy Council), sekelompok anggota parlemen senior, dulu dan sekarang, serta beberapa pegawai negeri senior, komisaris tinggi Persemakmuran, dan Wali Kota London.

Secara teori, 700 orang berhak hadir dalam kegiatan tersebut, namun, singkatnya pemberitahuan, membuat jumlah yang hadir kemungkinan lebih sedikit. Untuk diketahui, Dewan Aksesi terakhir tahun 1952 dihadiri sekitar 200 orang.

Pada pertemuan tersebut, kematian Ratu Elizabeth akan diumumkan oleh Lord President of the Privy Council (saat ini dijabat Penny Mordaunt), dengan sebuah proklamasi akan dibacakan.

Meski dapat berubah, kata-kata proklamasi secara tradisional merupakan serangkaian doa dan janji, memuji raja sebelumnya dan menjanjikan dukungan untuk yang baru.

Baca Juga:
  • Netflix Rilis Foto The Crown Musim ke-5: Imelda Staunton Jadi Ratu Elizabeth II
  • Presiden Jokowi Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ratu Elizabeth II: Ratu yang Sangat Dikagumi dan Dicintai
  • Ratu Elizabeth II Wafat di Usia 96 Tahun, Begini Rencana Prosesi Pemakamannya 10 Hari ke Depan

Proklamasi ini kemudian ditandatangani oleh sejumlah tokoh senior termasuk perdana menteri, Uskup Agung Canterbury, dan Lord Chancellor.

Berikutnya, raja akan menghadiri pertemuan kedua Dewan Penasihat, biasanya sehari setelah proklamasi. Usai deru terompet, pengumuman publik akan dibuat menyatakan Charles sebagai Raja baru. Ini akan dilakukan dari balkon di atas Friary Court, St James's Palace, oleh seorang pejabat yang dikenal sebagai Garter King of Arms.

Dia akan memanggil: "God save the King", dan untuk pertama kalinya sejak tahun 1952, lagu kebangsaan akan dimainkan dengan kata-kata "God Save the King".

Salut senjata akan ditembakkan di Hyde Park, Menara London dan dari kapal angkatan laut, dan proklamasi yang mengumumkan Charles sebagai Raja akan dibacakan di Edinburgh, Cardiff dan Belfast.

Puncak simbolis aksesi adalah penobatan, di mana Charles akan resmi dimahkhotai. Karena persiapan yang diperlukan, penobatan tidak segera dilakukan.

Sebagai pembanding, Ratu Elizabeth II yang naik takhta pada Februari 1952, tetapi baru dimahkotai pada Juni 1953.

Selama 900 tahun terakhir penobatan telah diadakan di Westminster Abbey. William Sang Penakluk adalah raja pertama yang dimahkotai di sana. Charles akan menjadi yang ke-40.

Upacara dilakukan dalam kebaktian ANglikan, dipimpin oleh Uskup Agung Canterbury. Pada puncaknya, ia akan menempatkan Mahkota St Edward di kepala Charles, mahkota emas murni yang berasal dari tahun 1661.

Ini adalah inti dari Permata Mahkota di Menara London, dan hanya dikenakan oleh raja pada saat penobatan. Beratnya sekitar 2,23kg.

Raja baru akan mengambil sumpah penobatan di depan dunia menonton. Selama upacara yang rumit ini, tongkat kerajaan sebagai simbol gelar barunya, dengan Uskup Agung Canterbury akan menempatkan mahkota emas murni di kepalanya.

Sebelumnya, Charles telah menjadi kepala Persemakmuran, sebuah asosiasi dari 56 negara merdeka dan 2,4 miliar penduduk. Untuk 14 negara ini, serta Inggris, Raja adalah kepala negara.

Negara-negara ini meliputi Australia, Antigua dan Barbuda, Bahama, Belize, Kanada, Grenada, Jamaika, Papua Nugini, St Christopher dan Nevis, St Lucia, St Vincent dan Grenadines, Selandia Baru, Solomon Kepulauan dan Tuvalu.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#royal family#Ratu Elizabeth II meninggal#Pangeran Charles#raja Charles III#Ratu Elizabeth II

Berita Terkait

    Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS
    Berita Hari Ini

    Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS

    Djawanews.com - Izin produksi minyak di Venezuela kini menjadi sorotan setelah Chevron Corp. memulai pembicaraan dengan pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang dan memperluas lisensi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok Tuntang: Harmoni Energi Bersih dan Ekowisata Edukatif di Kabupaten Semarang
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok Tuntang: Harmoni Energi Bersih dan Ekowisata Edukatif di Kabupaten Semarang

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 11:48
  • PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah
    Berita Hari Ini

    PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah

    Saiful Ardianto 07 Jan 2026 12:33
  • Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi: Solusi Cerdas untuk Lingkungan dan Energi Nasional
    Berita Hari Ini

    Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi: Solusi Cerdas untuk Lingkungan dan Energi Nasional

    Djawanews.com - Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan proyek pengolahan sampah jadi energi (PSEL) yang akan dimulai pada awal tahun ini. Proyek yang akan dibangun di 34 titik di 34 ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah
    Berita Hari Ini

    Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah

    Saiful Ardianto 06 Jan 2026 14:48
  • PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah
    Berita Hari Ini

    PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah

    Saiful Ardianto 06 Jan 2026 11:45

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Superkomputer AI: Kompetisi China dan AS di Orbit Bumi untuk Efisiensi Energi
Berita Hari Ini

1

Superkomputer AI: Kompetisi China dan AS di Orbit Bumi untuk Efisiensi Energi

Teknologi Flow2Max Perkuat Inovasi Panas Bumi Nasional, Makin Gacor?
Berita Hari Ini

2

Teknologi Flow2Max Perkuat Inovasi Panas Bumi Nasional, Makin Gacor?

PLTMH Talang Krasak Dorong Transisi Energi Bersih di Daerah
Berita Hari Ini

3

PLTMH Talang Krasak Dorong Transisi Energi Bersih di Daerah

Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!
Berita Hari Ini

4

Cadangan Minyak Venezuela Jadi Rebutan Global, AS Melihat Peluang Strategis!

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang
Berita Hari Ini

5

PLTA Timo: Warisan Energi Air Sejak 1960-an di Semarang

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up