Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Ngeri! Langit Sebuah Kota di China Tiba-tiba Berubah Menjadi Merah Darah, Ketakutan Menyelimuti
Ilustrasi (Reuters)

Ngeri! Langit Sebuah Kota di China Tiba-tiba Berubah Menjadi Merah Darah, Ketakutan Menyelimuti

MS Hadi
MS Hadi 09 Mei 2022 at 07:31pm

Djawanews.com – Langit kota Zhoushan di Provinsi Zhejiang, China timur tiba-tiba berubah menjadi merah darah dan memicu ketakutan di kalangan warga. Rekaman fenomena langka dan menyeramkan ini diambil oleh penduduk di kota tersebut.

Terlihat dalam video yang beredar, langit malam berubah menjadi warna oranye-merah di antara lapisan kabut tebal.

Beberapa anak terdengar mengatakan kepada orang tua mereka "Saya takut." Fenomena langit merah ini dapat dilihat di seluruh kota selama berjam-jam sejak Sabtu malam, 7 Mei.

Sejak video tersebut menjadi viral di Douyin, platform media sosial mirip TikTok di China, orang-orang ditakuti bahwa itu bisa menjadi pertanda buruk terkait virus corona yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Baca Juga:
  • Tarian Pacu Jalur Viral, Ini Deretan Artis Dunia Ikut Tren Aura Farming
  • Klarifikasi Istri Menteri UMKM soal Perjalanan ke Eropa, Tegaskan Tidak Minta Pendampingan
  • Heboh Olahraga Padel Kena Pajak 10 Persen, Pramono: Saya Sendiri Belum Tahu

Beberapa netizen menyebut fenomena langit merah darah, akan membuat gempa bumi dalam tujuh hari, sementara yang lain mengatakan bahwa hari kiamat akan datang.

Sedangkan yang lain menepis pikiran negatif dan mengatakan warna merah pada langit di kota tersebut mewakili negara mereka, menunjukkan kesuksesan dan kemakmuran.

Biro meteorologi lokal di Zhoushan, mengonfirmasi bahwa fenomena itu benar-benar terjadi pada hari Sabtu pekan lalu. Mereka menanggapi spekulasi dan mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut bukan lah sesuatu yang supernatural.

Menurut biro tersebut, itu disebabkan oleh pembiasan dan hamburan cahaya, yang kemungkinan besar dari lampu kapal di Pelabuhan.

"Kemarin cukup berkabut dan awan terbentuk di ketinggian rendah. Ini adalah fenomena yang disebabkan oleh pembiasan cahaya," ," kata seorang juru bicara, dikutip dari CNBC Indonesia, Senin 9 Mei.

Menurut media milik pemerintah CCTV, sebuah perusahaan perikanan setempat mengkonfirmasi bahwa pembiasan cahaya berasal dari salah satu kapal penangkap ikan mereka.

Cahaya merah dibiaskan dari air dan diproyeksikan ke langit, menyebabkan fenomena seperti fatamorgana. Menurut badan tersebut, fenomena ini sangat umum terutama di sekitar daerah pesisir.

Biro meteorologi Zhoushan mengeluarkan peringatan kuning sebagai "visibilitas rendah" sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, ketika langit merah kembali normal.

 

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#china#Zhoushan#merah darah#langit merah

Berita Terkait

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
    Berita Hari Ini

    Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

    Djawanews - Kawasan hutan dan ekosistem lingkungan hidup memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis, mitigasi perubahan iklim, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Dukung Kebijakan
    Berita Hari Ini

    Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

    Saiful Ardianto 18 Oct 2026 14:17
  • Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Investasi IKN Capai Rp3,74 Triliun, Fokus Rusun ASN dan Kawasan Komersial

    Saiful Ardianto 15 Oct 2026 19:39
  • Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?
    Berita Hari Ini

    Investasi Geotermal Gunung Ungaran Capai Rp4–5 Triliun, Daerah Berpeluang Terima Bagi Hasil?

    Djawanews.com - Investasi Geotermal Gunung Ungaran di Jawa Tengah diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4–5 triliun. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%
    Berita Hari Ini

    Prambanan Investasi Lepas Saham DOOH Rp179,85 Miliar, Investor Kuasai 10,07%

    Saiful Ardianto 12 Oct 2026 19:13
  • Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Saiful Ardianto 10 Oct 2026 19:46

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Dukung Kebijakan
Berita Hari Ini

1

Dukung Kebijakan "Siswa Tak Otomatis Naik Kelas", Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta
Berita Hari Ini

2

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up