Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Moeldoko: Tanpa Nasionalis, Kondisi Negara Indonesia Bisa Ambruk!

Moeldoko: Tanpa Nasionalis, Kondisi Negara Indonesia Bisa Ambruk!

Usman Mahendra
Usman Mahendra 25 Juli 2019 at 06:06am

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berpendapat tanpa kaum nasionalis, kondisi negara Indonesia bisa ambruk.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi salah satu narasumber dalam Dialog Peradaban Bangsa Nasionalis, Islam, dan TNI. Dalam acara tersebut Moeldoko memberikan komentarnya terkait kaum nasionalis dan kondisi negara Indonesia. Acara tersebut diadakan oleh Perhimpunan Alumni GMNI pada tanggal 22 Juli 2019 di Jakarta.

Tanpa kaum nasionalis, kondisi negara Indonesia bisa ambruk

Pendapat tersebut ditegaskan oleh Jendral Moeldoko. Kaum nasionalis dianggap memiliki peran dalam menjaga keutuhan negara Indonesia. Mantan Panglima TNI itu juga menjelaskan bagaimana peran serta fungsi TNI sejak negara Republik Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Saat itu kekuatan-kekuatan bersenjata di Indonesia tergabung dalam laskar-laskar yang menyebar, kemudian diorganisasikan dan dikelola secara profesional.

“Kehadiran tentara melalui proses yang panjang. Tanggal 22 Agustus 1945, lahirlah Badan Keamanan Rakyat. Barulah pada tanggal 5 Oktober 1945 berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat. Pada saat itu sudah menyebut istilah tentara,” ungkap Moeldoko seperti yang dikutip dari ksp.go.id.

Perubahan dan sejarah panjang tentara, kata Moeldoko, sudah dimulai sejak Indonesia merdeka sampai era reformasi. Tidak terhenti sampai situ, TNI juga terus beradaptasi dengan perkembangan politik dan keamanan. Termasuk dalam geopolitik di zamannya masing-masing.

Beberapa narasumber dalam Dialog PA GMNI (gesuri.id)

Dalam dialog tersebut, Moeldoko juga mengatakan bahwa dalam menopang pendirian Republik Indonesia, selain tentara ada juga dari kalangan nasionalis dan kalangan agamawan, terutama kelompok Islam. Kepala KSP itu menyebut ketiga elemen tersebut sebagai Tiga Serangkai. Ketiga elemen itu menjadi  ujung tombak sekaligus pendobrak bagi lahirnya bangsa dan negara Indonesia.

Moeldoko juga mengatakan bahwa tanpa kaum nasionalis, negara bisa bertahan dan tetap di tengah. “Ini negara kalau nggak ada kaum nasionalis, bisa ambruk. Akan belok ke kanan dan ke kiri. Posisi nasionalis inilah yang membuat bangsa ini tetap bertahan di tengah-tengah.”

Kolaborasi yang dilakukan antara tentara, kaum agamawan, dan kelompok nasionalis, dianggap Moeldoko akan akan membuat bangsa Indonesia tetap bertahan. Dan sampai sekarang ketiganya masih eksis.

Moeldoko juga menjelaskan bahwa banyak negara gagal di tengah jalan. Kegagalan tersebut terjadi ketika sebuah bangsa bergerak dari sistem totaliter ke demokratis. Sebuah negara yang ingin menegakkan asas demokrasi justru cenderung mengabaikan stabilitas.

Di sisi lain, negara yang masih mengandalkan militer juga berbahaya ketika ingin bergeser menjadi negara demokratis. Di sini Indonesia dianggap menjadi contoh yang baik, saat melakukan pergeseran dari sistem totaliter menuju sistem demokratis.

“Ketika saya menjadi Panglima TNI, saya menyadari betul, bagaimana harus menjaga antara stabilitas dan tuntutan demokrasi,” ungkap Moeldoko.

Selain Moedoko yang menjelaskan kondisi nagara Indonesia, dialog tersebut juga mendatangkan beberapa tokoh sebagai narasumber. Beberapa narasumber tersebut yaitu Ketua Umum Perhimpunan Alumni GMNI Ahmad Basarah, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PB Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti.

Bagikan:
#berita hari ini#Jendral Moeldoko#KSP#MOELDOKO#nasionalis#TNI#tokoh nasionalis

Berita Terkait

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
    Berita Hari Ini

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

    Djawanews.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang yang berlokasi di Kalimantan Utara sedang memicu kontroversi, meskipun mengusung label "energi hijau" yang seharusnya ramah lingkungan. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?
    Berita Hari Ini

    Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?

    Saiful Ardianto 09 Feb 2026 12:49
  • PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?
    Berita Hari Ini

    PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?

    Saiful Ardianto 06 Feb 2026 12:33
  • Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?

    Djawanews.com - PT Medco Energi Internasional Tbk atau Medco Energi (MEDC) kembali memperkuat struktur pendanaannya melalui fasilitas kredit baru. Emiten energi terintegrasi ini menandatangani perjanjian kredit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?
    Berita Hari Ini

    Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?

    Saiful Ardianto 04 Feb 2026 13:09
  • Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?
    Berita Hari Ini

    Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?

    Saiful Ardianto 03 Feb 2026 12:59

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
Berita Hari Ini

1

Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up