Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Meriahkan Muktamar ke-34 NU, Lesbumi DIY Gelar Pameran “Matja” di Jogja
Lesbumi DIY Gelar Pameran “Matja” di Jogja

Meriahkan Muktamar ke-34 NU, Lesbumi DIY Gelar Pameran “Matja” di Jogja

MS Hadi
MS Hadi 24 Desember 2021 at 03:21pm

Djawanews.com – Pengurus Wilayah Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (PW Lesbumi NU) D.I. Yogyakarta kembali menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk Matja #2 di Galeri RJ Katamsi Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada 23 - 31 Desember 2021. Pameran ini digelar setiap lima tahun sekali bersamaan dengan diselenggarakannya Muktamar NU. Sebelumnya digelar bertepatan dengan Muktamar NU ke-33 di Jombang, dan kali ini untuk menyemarakkan Muktamar NU ke-34 di Lampung.

 

Pada sambutannya, Sekretaris PW Lesbumi NU Yusuf Efendi menyatakan bahwa Pameran ini mestinya digelar di arena Muktamar ke-34 NU di Lampung, tetapi karena berbagai hal sehingga dilaksanakan di Jogja.

 

“Waktu yang tidak memungkinkan untuk digelar di Lampung sehingga pameran tetap digelar di Jogja sebagaimana rencana awal. Meski demikian, upaya untuk menyemarakkan Muktamar ke-34 NU tidak surut sama sekali. Utamanya karena tema yang diangkat, yaitu ‘Potret Kyai’,” kata Yusuf dalam sambutannya pada Pembukaan Pameran Matja #2 di Gelari RJ Katamsi ISI Yogyakarta pada Kamis (23/12) malam.

 

Hadir pula pada malam itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Ketua PW Lesbumi NU DIY Awwaludin G Muallif, Kurator A. Anzib, kolektor seni dr. Oei Hong Djien, seniman Nasirun, dan beberapa seniman yang turut berpameran.

 

Tema “Potret Kiai” menurut Bupati Bantul sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Dalam kehidupan bermasyarakat, kiai menjadi rujukan untuk berbagai kebutuhan dan hajatan.

 

“Dalam tradisi kita, kiai adalah tokoh sentral, panutan, mulia, menjadi referensi. Bahkan sebagian masyarakat menganut ‘urip mati nderek kiai’. Dalam kehidupan sehari-hari, dari kelahiran hingga kematian kita selalu membutuhkan kiai. Dan ini sangat tepat digelar bersamaan dengan adanya Muktamar ke-34 NU. Kita berharap ada putusan-putusan yang membawa banyak maslahat untuk bangsa dan negara,” kata Bupati Bantul tersebut.

 

Abdul Halim menuturkan bahwa Bantul merupakan bagian penting dalam proses berkesenian. Sebab di Bantul terdapat SMK, akademi, dan institut seni yang menjadi rujukan nasional, bahkan internasional. Selain itu, Bantul juga menjadi pilihan bagi para seniman untuk tinggal. Kehadiran Bupati Bantul ini sekaligus untuk membuka pameran tersebut.

 

Sementara itu, kurator Pameran Matja #2 mengungkap bahwa karena digelar hanya lima tahun sekali, pameran ini menjadi langka. Dari tema yang diusung, ia mengumpulkan 51 seniman untuk berpameran hingga penghujung tahun.

 

“Ini pameran langka. Pameran yang khusus diadakan ketika ada Muktamar. Pameran pertama pada 2015, ketika Muktamar Jombang. Matja menjadi tonggak di mana Kanjeng Nabi Muhammad Saw mendapatkan wahyu pertama di Gua Hira. Selain Matja, Lesbumi ada pameran Kembulan. Kalau Matja setiap lima tahun, Kembalun digelar tahunan. Dan pada tahun ini 51 perupa menjadi representasi kehidupan kiai dan santri. Semoga dari karya-karya yang dipamerkan akan didapatkan intisari pemikiran para kiai,” ujar A. Anzib.

 

Saking langkanya pameran ini, kolektor seni Oei Hong Djien rela menunda keberangkatannya ke Jakarta untuk menghadiri acara Natal bersama keluarga. “Merasa nyaman di komunitas NU. Seni dan budaya di NU sudah menyatu dan terintegrasi. Oleh sebab itu, saya rela membatalkan acara Natalan di Jakarta untuk hadir di sini,” katanya diiringi tepuk tangan penonton.

 

Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan kolektor seni dr. Oei Hong Djien. Keduanya kemudian memasuki ruang pamer bersama para penonton dan seniman. Acara ditutup dengan makan bersama di atas daun pisang atau kembulan.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#Muktamar NU#Muktamar NU ke-34#lesbumi#lesbumi nu#diy#Yusuf Efendi#ABDUL HALIM MUSLIH#Awwaludin G Muallif#A. Anzib#Oei Hong Djien#Nasirun

Berita Terkait

    PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?

    Djawanews.com - PT PLN (Persero) berencana membangun PLTA Pomped Storage berkapasitas 1.000 MW di Kabupaten Pacitan. Rencana itu disampaikan dalam pertemuan jajaran PLN dengan Bupati Pacitan Indrata ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
    Berita Hari Ini

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

    Saiful Ardianto 10 Feb 2026 17:21
  • Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?
    Berita Hari Ini

    Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?

    Saiful Ardianto 09 Feb 2026 12:49
  • PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?
    Berita Hari Ini

    PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?

    YOGYAKARTA - Pemanfaatan energi bersih di Sumatera Utara kembali mendapat dorongan melalui beroperasinya PLTM Sei Wampu 1. Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro ini berada di Desa Kuta Gajah, Kabupaten ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?

    Saiful Ardianto 05 Feb 2026 17:43
  • Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?
    Berita Hari Ini

    Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?

    Saiful Ardianto 04 Feb 2026 13:09

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?
Berita Hari Ini

1

PLTA Pomped Storage 1.000 MW di Pacitan Masuk Agenda PLN, Kok Bisa?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up