Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Melanggar Kode Etik Lili Pintauli Diminta Warganet Mengundurkan Diri

Melanggar Kode Etik Lili Pintauli Diminta Warganet Mengundurkan Diri

Usman Mahendra
Usman Mahendra 04 September 2021 at 12:05pm

Dilansir dari blog.netray.id: Dewas KPK memutuskan Lili Pintauli Siregar mendapatkan hukuman denda akibat pelanggaran kode etik yang dilakukannya. Wakil Ketua KPK tersebut menjadi perbincangan masyarakat luas usai dijatuhi sanksi pemotongan gaji sebesar 40 persen selama 12 bulan. Namun, sebagian masyarakat menilai hukuman tersebut dinilai terlalu ringan dan tidak menimbulkan efek jera terhadap pelaku. Terlebih pelanggaran yang dilakukannya termasuk pada tindakan yang dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap KPK. Lembaga Anti Rasuah Indonesia (KPK) memang tak henti-hentinya menjadi sorotan publik. Melihat ramainya respons warganet terkait topik ini Media Monitoring Netray pun melakukan pemantauan sejak 26 Agustus 2021 s.d 01 September 2021. Simak hasil pantauan Netray berikut.

Lili Pintauli

Berdasarkan hasil pantauan Netray ditemukan setidaknya 7,603 total tweets dengan didominasi oleh tweets bersentimen negatif. Adapun jumlah impresi mencapai 17.2 juta dengan potensi jangkauan sebesar 106.9 juta. Kontroversi ini bermula saat Lili terbukti melakukan komunikasi dengan pihak beperkara di KPK, yakni Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial yang terjerat kasus dugaan suap lelang jabatan. Kemudian Dewas KPK pun menyatakan Lili bersalah atas pelanggaran etik tersebut. Namun, putusan tersebut mendapatkan keringanan karena Lili mengakui perbuatannya dan tidak pernah dijatuhi sanksi etik sebelumnya. Sedangkan yang memberatkan, yakni Lili tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya dan, selaku pimpinan KPK, Lili seharusnya menjadi contoh dan teladan dalam pemeriksaan di KPK.

Mendengar putusan Dewas KPK tersebut warganet pun beramai-ramai mengomentari persoalan ini. Terlihat melalui grafik di atas, perbincangan warganet meningkat secara signifikan sejak 30 Agustus 2021 bertepatan dengan konferensi pers yang disampaikan oleh Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean. Dikutip melalui laman kompas.com laporan pelanggaran etik terhadap Lili Pintauli tersebut dilayangkan oleh mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko dan dua penyidik KPK, yaitu Novel Baswedan dan Rizka Anungnata.

Bila diamati melalui Top Words di atas terlihat beberapa kosakata terkait topik ini, seperti mengundurkan, pelanggaran, gaji, dipotong, dan beberapa kosakata lainnya. Sejumlah warganet yang bereaksi mengomentari hal ini karena menilai hukuman yang diberikan oleh Dewas tidak sepadan dengan pelanggaran yang telah dilakukan oleh Lili Pintauli. Terlebih, sebagai Wakil Ketua KPK Lili dinilai telah merusak marwah Lembaga Anti Rasuah tersebut.

Lakukan Pelanggaran Lili Pintauli Diminta Mundur

Persoalan yang kemudian mencuat ke publik ini pun meraih impresi yang cukup tinggi dari warganet. Lumrah saja, kasus yang melibatkan Wakil Ketua KPK ini dapat memberikan citra buruk terhadap kredibilitas KPK. Namun, pelaku pelanggaran justru tidak mendapatkan sanksi yang dinilai cukup tegas meski Lili telah terbukti melakukan pelanggaran.

Sebagian warganet menilai seharusnya hukuman yang dijatuhkan kepada Lili Pintauli lebih berat karena hal ini akan menjadi beban institusi tersebut. Bahkan ia juga diminta untuk mengundurkan diri, warganet menilai seharusnya Lili dituntut dengan pasal 221 ayat 1 KUHP melindungi tersangka kejahatan, bukan sekedar pelanggaran etik.

Hal serupa juga disampaikan oleh mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan, menurutnya Lili Pintauli dapat dijerat dengan pasal pidana. Akibat putusan Dewas tersebut gaungan permintaan mengundurkan diri dari warganet pun semakin keras terdengar, seperti halnya dalam tweets salah seorang warganet @Au_Sinaga.

Berdasarkan pantauan Netray, terlihat akun @febridiansyah menempati urutan teratas kategori Top Account. Hal tersebut berkaitan dengan tweets-nya yang menyampaikan kisaran gaji pokok dan tunjangan seorang Ketua KPK dan Wakil Ketua KPK. Angka yang cukup besar inilah yang membuat warganet berpikir berapa jumlah 40 persen yang akan dipotong sebagai sanksi pelanggaran kode etik yang telah dilakukan oleh Wakil Ketua KPK tersebut.

Sementara itu, pada kategori Top People terlihat Wakil Ketua KPK yakni Lili Pintauli Siregar menempati urutan teratas kategori ini. Demikian halnya pada ketegori Top Organizations, nama KPK juga menempati urutan utama. Hal tersebut sesuai dengan topik yang menjadi pembahasan Netray kali ini. Selain itu, pada kategori Top Complaints terlihat beberapa kosa kata keluhan yang mendominasi perbincangan warganet dalam membahas topik seputar Lili Pintauli Siregar.

Lili Pintauli Siregar menjadi sorotan warganet setelah Dewas KPK menyatakan dirinya terbukti melakukan pelanggaran kode etik terkait kontak dirinya dengan tersangka KPK M Syahrial yang merupakan Mantan Wali Kota Tanjung Balai. Menariknya, meski didakwa bersalah Lili hanya dijatuhi hukuman potongan gaji sebesar 40 persen selama 12 bulan. Menanggapi hal ini sontak warganet bereaksi dengan meminta Lili seharusnya mengundurkan diri atau justru dipecat. Warganet menilai hukuman tersebut tidak pantas karena dinilai terlalu ringan, sementara akibat dari perbuatannya lembaga KPK terancam kembali kehilangan kepercayaan publik.

Demikian hasil pantauan Netray simak analisis terkini lainnya melalui https://blog.netray.id/

Bagikan:
#kpk#LILI PINTAULI#media monitoring netray#Wakil Ketua KPK

Berita Terkait

    Investasi Energi Bersih Global Tembus Rekor Baru, 2,2 Triliun dalam Genggaman!
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Bersih Global Tembus Rekor Baru, 2,2 Triliun dalam Genggaman!

    Djawanews.com - Investasi energi bersih global kembali mencetak tonggak sejarah. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan bahwa nilai investasi pada sektor energi terbarukan diperkirakan menembus 2,2 triliun ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTMH Semawung: Listrik Hijau 600 kW dari Irigasi Kalibawang
    Berita Hari Ini

    PLTMH Semawung: Listrik Hijau 600 kW dari Irigasi Kalibawang

    Saiful Ardianto 12 Jan 2026 11:27
  • Bauran Energi Bersih: Capaian Kementerian ESDM Lampaui Target RUKN
    Berita Hari Ini

    Bauran Energi Bersih: Capaian Kementerian ESDM Lampaui Target RUKN

    Saiful Ardianto 11 Jan 2026 06:49
  • PLTA Ngebel Ponorogo: Sumber Energi dan Daya Tarik Wisata
    Berita Hari Ini

    PLTA Ngebel Ponorogo: Sumber Energi dan Daya Tarik Wisata

    Djawanews.com - PLTA Ngebel Ponorogo menjadi salah satu destinasi menarik yang tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga berperan penting sebagai sumber energi terbarukan. Terletak di ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • KUHP Baru Pidanakan Nikah Siri, Gus Hilmy: Ini Problematik dan Perlu Dirumuskan Kembali
    Berita Hari Ini

    KUHP Baru Pidanakan Nikah Siri, Gus Hilmy: Ini Problematik dan Perlu Dirumuskan Kembali

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 21:35
  • Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS
    Berita Hari Ini

    Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS

    Saiful Ardianto 08 Jan 2026 12:51

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah
Berita Hari Ini

1

Krisis Energi: Dampak Serangan AS ke Venezuela dan Antisipasi Pemerintah

PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah
Berita Hari Ini

2

PLTA Pleret: Wajah Baru Energi Terbarukan di Jawa Tengah

PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah
Berita Hari Ini

3

PLTA Wadaslintang: Sumber Energi Terbarukan yang Menjanjikan di Jawa Tengah

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi: Solusi Cerdas untuk Lingkungan dan Energi Nasional
Berita Hari Ini

4

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi: Solusi Cerdas untuk Lingkungan dan Energi Nasional

Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS
Berita Hari Ini

5

Izin Produksi Minyak di Venezuela Menjadi Fokus Negosiasi Chevron dan Pemerintah AS

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up