Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Marak Layang-Layang Diterbangkan, Paranormal Yogyakarta Ungkapkan Tanda Munculnya 'Kalasuba'
Festival layang-layang (antara)

Marak Layang-Layang Diterbangkan, Paranormal Yogyakarta Ungkapkan Tanda Munculnya 'Kalasuba'

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 12 Oktober 2020 at 01:10pm

Djawanews.com – Layang-layang ramai diterbangkan pada musim kali ini, hal tersebut membuat salah satu paranormal Yogyakarta Ki Hadi Suryo Pamungkas menjelaskan tanda-tanda alam, salah satunya adalah “Kalasuba”

Pimpinan Padepokan Caroko, Bangunjiwo Kasihan Bantul tersebut menuturkan jika musim layang-layang bukan suatu kebetulan, lantaran dibarengi dengan musim lampion di China.

“Permainan dengan menerbangkan sesuatu ke angkasa dan menjadi semacam musim, itu bukan kebetulan,” jelas Ki Hadi, dilansir dari KR, (12/10). “Ada pertanda alam di balik fenomena tersebut.”

Ki Hadi menjelaskan jika layang-layang dan lampion adalah simbol kebebasan. Sehingga orang-orang yang memainkan layang-layang dan lampion berarti sedang mengekspresikan jiwa kebebasan.

“Itu seperti proses kehidupan. Sekarang sedang terbangun kesadaran masyarakat untuk ‘menaikkan’ harapan. Menerbangkan harapan, disertai strategi dan teknik yang pas agar bisa mencapai apa yang diharapkan,” katanya.

Baca Juga:
  • Mengenal Jenis Layang-Layang yang Bisa Kamu Mainkan
  • Awas Jangan Terulang Lagi, Pemilik Layangan yang Tabrak Pesawat dapat Didenda Rp 1 Miliar
  • Peringatan! Hati-Hati Mainan Layangan jika Tidak Ingin Kena Pidana

Untuk itu, Ki Hadi menjelaskan jika kini Nusantara sedang masuk pada masa kalasuba, yang dimaknai sebagai era kembalinya kejayaan. Hal tersebut lantaran pada 15 Sura lalu, menurut Ki Hadi masyarakat sedang mengalami masa pagebluk Covid-19.

 “Siklusnya memang seperti itu. Seperti orang bercocok tanam di sawah. Ketika tanaman padi diserang hama, lalu tanaman dipotong dan dibakar. Dibiarkan jatuh ke tanah. Karena terkena proses pembakaran yang panas, tanah jadi retak-retak. Lalu dialiri air. Tanaman yang dulu terkena penyakit, setelah menyatu ke tanah dan direndam air, menjadi pupuk penyubur tanaman padi berikutnya,” terang Ki Hadi.

Selain makna layang-layang menurut paranormal Yogyakarta, Ki Hadi, simak berita menarik dari berbagai daerah lainnya di Nusantara hanya di Warta Harian Nasional Djawanews. Untuk mendapatkan informasi cepat dan menarik jangan lupa ikuti Instagram @djawanewscom.

Bagikan:
#berita hari ini#layang-layang#paranormal#Hadi Suryo#Kalasuba

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up