Djawanews.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, sejauh ini, Brigjen Simon Petrus Kamlasi menjadi satu-satunya perwira tinggi TNI AD yang mengajukan surat pengunduran diri untuk maju sebagai calon kepala daerah di Pilkada NTT.
“Di TNI Angkatan Darat yang masuk baru Brigjen Simon yang lain masih belum,” katanya dilansir ANTARA, Selasa, 30 Juli.
KSAD mengatakan selain Brigjen Simon yang merupakan mantan Kasrem 161/Wira Sakti, maka sisanya adalah para purnawirawan yang sudah pensiun dari TNI AD.
“Satu lagi adalah yang ada di Kutai Kertanegara, tetapi sekarang lagi berproses,” ujar dia.
Dia mengatakan untuk TNI AD yang masih aktif jika ingin maju menjadi kepala daerah maka persyaratannya adalah mengajukan surat pengunduran diri.
Dijelaskan KSAD, Brigjen Simon Petrus Kamlasi sudah mengirimkan surat pengunduran diri.
“Brigjen Simon ini surat pengunduran dirinya sudah sampai ke saya, sekarang tinggal tunggu prosedurnya,” tambah dia.
Hal ini, katanya, karena untuk yang memiliki pangkat Brigjen harus menunggu persetujuan dari presiden.
Maruli mengatakan setiap warga negara mempunyai hak untuk bisa bersaing di Pilkada, namun tentu saja harus mengikuti aturan yang berlaku.