Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Kenapa Pelantikan Presiden Digelar 20 Oktober? Ini Sejarahnya
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (VOI/Bambang Eros)

Kenapa Pelantikan Presiden Digelar 20 Oktober? Ini Sejarahnya

MS Hadi
MS Hadi 19 Oktober 2024 at 07:12am

Djawanews.com – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan segera dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober mendatang. Tanggal ini telah menjadi simbol penting dalam sejarah politik Indonesia, karena sejak 1999, 20 Oktober menjadi hari pelantikan resmi Presiden dan Wakil Presiden RI. Apa yang membuat tanggal ini sangat istimewa?

Sejarah Pelantikan Presiden

Sejarah pelantikan presiden 20 Oktober dimulai ketika Gus Dur terpilih sebagai Presiden ke-4 RI dalam Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang digelar pada Rabu, 20 Oktober 1999.

Dalam sidang tersebut, Gus Dur meraih 373 suara, unggul atas Megawati dengan 313 suara.

Kemudian di hari itu pula, Gus Dur dilantik menjadi Presiden ke-4 RI, menggantikan B.J Habibie.

Sejak saat itu, Presiden dan Wakil Presiden RI dilantik pada 20 Oktober. Mulai dari Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono yang dua periode memimpin Indonesia didampingi Wapres ke-10 RI Jusuf Kalla dan Wapres ke-11 Ri Boediono.

Selanjutnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang juga dua periode memimpin Indonesia bersama Wapres ke-12 RI Jusuf Kalla dan Wapres ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Hanya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang tidak dilantik pada 20 Oktober, sebab ia menggantikan posisi Gus Dur yang dilengserkan melalui drama pemakzulan pada 23 Juli 2001. Kala itu, Megawati menjabat sebagai Wapres RI.

Lantas, mengapa pelantikan presiden dan wakil presiden selalu dilakukan pada 20 Oktober?

Berdasarkan informasi yang dihimpun VOI, sedianya, tidak ada ketentuan bahwa Presiden harus dilantik pada tanggal tersebut.

Pasal 428 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum hanya menyebutkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden terpilih harus bersumpah menurut agama di hadapan sidang paripurna MPR.

Demikian juga, dalam Undang-Undang (UUD) Negara Republik Indonesia (NRI) 1945 tidak disebutkan detail perihal tanggal pelantikan presiden dan wakil presiden.

Pasal 7 UU tersebut hanya mengatur soal durasi masa jabatan presiden. Adapun bunyi pasalnya sebagai berikut:

“Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan susudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu jali masa jabatan”.

Baca Juga:
  • Presiden Prabowo ke 961 Kepala Daerah: Saudara adalah Pelayan Rakyat
  • KPU: Pelantikan Kepala Daerah Hasil Pilkada Ideal Digelar setelah 13 Maret 2025
  • Resmi Dilantik, Berikut Daftar Anggota DPR-DPD Termuda hingga Tertua

Berikutnya, Pasal 9 UU NRI 1945 mengatur perihal pengucapan sumpah atau janji yang berbunyi:

“Sebelum memangku jabatannya, Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama, atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat”.

Mengenai 20 Oktober sebagai tanggal pelantikan presiden, hal ini merujuk pada berakhirnya masa jabatan presiden sebelumnya.

Agar tidak terjadi kekosongan jabatan, presiden yang baru harus dilantik pada hari yang sama ketika masa jabatan presiden sebelumnya, berakhir.

Berikut masa jabatan Presiden RI dari masa ke masa berdasarkan waktu dilantik dan berakhirnya masa jabatan presiden:

  1. Ir Soekarno

dilantik pada 18 Agustus 1945, selesai menjabat 12 Maret 1967

  1. Soeharto

Dilantik pada  12 Maret 1967, selesai menjabat 21 Mei 1988

  1. B.J Habibie

Dilantik pada  21 Mei 1988, selesai menjabat 20 Oktober 1999

  1. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 

Dilantik pada 20 Oktober 1999, selesai menjabat 23 Juli 2001

  1. Megawati Soekarnoputri

Dilantik pada 23 Juli 2001, selesai menjabat 20 Oktober 2001

  1. Soesilo Bambang Yudhoyono

Dilantik pada 20 Oktober 2004, selesai menjabat 20 Oktober 2014

  1. Joko Widodo 

Dilantik pada 20 Oktober 2014, selesai menjabat 20 Oktober 2024

  1. Prabowo Subianto 

Akan dilantik pada 20 Oktober 2024, dan selesai menjabat pada 20 Oktober 2029.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#pelantikan presiden#Prabowo-Gibran#pelantikan prabowo

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up