Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Kabinet Indonesia Maju: Menteri Perempuan Lebih Sedikit

Kabinet Indonesia Maju: Menteri Perempuan Lebih Sedikit

Usman Mahendra
Usman Mahendra 28 Oktober 2019 at 07:44am

Menteri Perempuan di Kabinet Indonesia Maju Lebih Sedikit Jika Dibandingkan dengan di Kabinet Kerja.

Presiden Jokowi secara resmi telah mengumumkan susunan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2021 pada Rabu (23/10) lalu. Pengumuman tersebut dilaksanakan Presiden Jokowi di beranda Istana Negara.

Setidaknya ada 34 menteri yang diumumkan Presiden Jokowi, dari 34 menteri tersebut, menteri berjenis kelamin perempuan ada 5 orang dan menteri berjenis laki-laki ada 29 orang.

Ini artinya, 15% menteri Kabinet Indonesia Maju adalah perempuan, sedangkan 85% adalah menteri laki-laki. Ditambah lagi, empat pejabat menteri semuanya laki-laki.

Periode Kedua, Menteri Perempuan Lebih Sedikit

Memiliki 5 menteri perempuan dan 29 menteri laki-laki di periode kedua, hal ini tentu saja berbeda dengan periode pertama Presiden Jokowi.

Pada periode pertama di Kabinet Kerja, setidaknya ada delapan menteri perempuan yang dibentuk pada Oktober 2014.

Para menteri perempuan itu adalah Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Kemudian, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri PPPA Yohana Yembise, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Jumlah tersebut bertambah menjadi sembilan orang pada 2016, atau ketika Sri Mulyani masuk ke dalam kabinet sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Pada 2018, menteri perempuan dalam Kabinet Kerja kembali berjumlah delapan orang ketika Khofifah mengundurkan diri untuk berlaga dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Menteri Perempuan Kabinet Indonesia Maju

Menteri Perempuan di Kabinet Indonesia Maju (merdeka.com)

Jumlah menteri perempuan di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 lebih sedikit dibanding jumlah menteri perempuan pada Kabinet Kerja periode pertama Presiden Jokowi.

Kabinet Indonesia Maju yang dilantik pada Rabu (23/10) lalu, ada lima menteri perempuan, diantaranya yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kuangan Sri Mulyani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Berikut Profil Singkat Menteri Perempuan di Kabinet Indonesia Maju

1. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Retno Marsudi secara resmi ditunjuk kembali oleh Presiden Jokowi untuk melanjutkan tugasnya menjadi Menteri Luar Negeri. Sebelum jadi menteri, perempuan kelahiran Semarang, 27 November 1962 ini adalah diplomat di sejumlah negara, termasuk Norwegia dan Belanda. Lulusan Universitas Gadjah Mada ini juga pernah meraih penghargaan ‘Agen Perubahan’ dari PBB di bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.

2. Menteri Keuangan Sri Mulyani

Ditunjuk kembali menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju membuat Sri Mulyani menjabat sebagai menteri keuangan sebanyak 3 kali. Sebelum di era Jokowi, ia sebelunya pernah menjabat Menteri Keuangan di masa pemerintahan SBY.

3. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya

Perempuan kelahiran Jakarta, 28 Juli 1956 ini menduduki jabatan yang sama dengan pemerintahan Jokowi di periode sebelumnya. Lulusan program strata tiga di Institut Pertanian Bogor, kolaborasi dengan Siegen University Jerman ini, mengawali kariernya di dunia birokrasi pada 1981 di Badan Perencanaan Daerah Lampung.

4. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

Ida Fauziyah merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa. Ida Fauziyah menjadi anggota DPR RI mewakili Jawa Timur selama 20 tahun. Menjadi anggota DPR RI saat usianya masih 29 tahun, Ida pernah dipercaya sebagai Ketua Fraksi PKB.

5. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Gusti Ayu Bintang Darmavati ditunjuk sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menggantikan Yohana Yembise yang sebelumnya menjabat Menteri PPPA di Kabinet Kerja.

Perempuan kelahiran Bali, 24 November 1968 ini merupakan istri mantan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Ia menjabat sebagai Ketua Bidang Manajemen Usaha di Dewan Kerajinan Nasional (Dekarnas).

Nah itulah 5 menteri kabinet Indonesia Maju yang akan bertugas pada periode 2019-2024 mendatang.

Bagikan:
#gusti ayu bintang darmawati#ida fauziyah#kabinet indonesia maju#kabinet kerja#MENTERI JOKOWI#menteri perempuan#PRESIDEN JOKOWI#retno marsudi#SITI NURBAYA#SRI MULYANI

Berita Terkait

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Djawanews.com - Investasi NVIDIA di d-Matrix menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa perusahaan tersebut berencana menanamkan modal pada pengembang chip server kecerdasan buatan itu. Menariknya, d-Matrix ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
    Berita Hari Ini

    Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

    Saiful Ardianto 08 Oct 2026 19:38
  • Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?
    Berita Hari Ini

    Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?

    Saiful Ardianto 07 Oct 2026 18:41
  • Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia
    Berita Hari Ini

    Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia

    Djawanews.com - Investasi transisi energi global mencapai rekor US$2,3 triliun pada 2025. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai perkembangan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?

    Saiful Ardianto 05 Oct 2026 18:27
  • Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?
    Berita Hari Ini

    Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?

    Saiful Ardianto 02 Oct 2026 18:29

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?
Berita Hari Ini

1

Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?

Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia
Berita Hari Ini

2

Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia

Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
Berita Hari Ini

3

Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
Berita Hari Ini

4

Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up