Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
ITB Peduli Pertimbangan Etika AI dan Pemanfaatan AI dalam Konsep Smart City Bersama Yandex
Seminar Yandex terkait AI di ITB.

ITB Peduli Pertimbangan Etika AI dan Pemanfaatan AI dalam Konsep Smart City Bersama Yandex

MS Hadi
MS Hadi 06 Maret 2024 at 11:03am

Djawanews.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan seminar bertajuk “Milestones shaping AI: ethical considerations, AI in smart cities, and innovation” (27/02/2024). Acara ini diprakarsai oleh perusahaan teknologi internasional Yandex dan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo), membahas lanskap AI di Indonesia, mengeksplorasi praktik terbaik, dan mendiskusikan bagaimana AI dapat membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.

Seminar ini dihadiri jajaran pakar, peneliti, dan profesional industri seperti Direktur Pengendalian Teknologi Informasi dan Komunikasi Kominfo, Teguh Arifiyandi. Dekan Fakultas Teknik Elektro dan Informatika, Tutun Juhana. Kepala Pusat Inovasi Kota Cerdas dan Masyarakat, Prof Suhono Harso Supangkat. Peneliti di Smart City dan Community Innovation Center, Fadhil Hidayat. Serta VP Strategy Yandex, Alexander Popovskiy, dan Direktur Pengembangan AI Yandex Alexander Krainov.

Seminar diawali dengan sambutan pembukaan dari Dr. Tutun Juhana dan Prof. Suhono Harso Supangkat, membeberkan betapa tidak terpisahkannya realitas modern dengan teknologi—dan bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup di Indonesia.

Sehingga, Alexander Popovskiy melihat ini sebagai upaya kolaboratif Yandex, Kominfo, dan universitas terkemuka di Indonesia.

Menurutnya VP Startegy Yandex, peran AI dalam membawa perubahan positif ke dunia disertai dengan disrupsi tentang keamanan dan etika digital. Dia menyatakan bahwa Yandex—sebagai perusahaan yang mengembangkan solusi AI dan pembelajaran mesin—memahami pentingnya etika kecerdasan buatan dan melakukan yang terbaik untuk mengembangkan model ML yang tidak hanya bermanfaat bagi umat manusia tetapi juga mematuhi standar keselamatan dan etika.

Alexander Popovskiy menambahkan bahwa Yandex baru-baru ini mengambil bagian dalam pengembangan kode etik AI Rusia bersama dengan beberapa perusahaan teknologi besar, lembaga publik, dan komunitas ilmiah. Didukung oleh negara, upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terpercaya bagi pengembangan AI di negara tersebut.

Baca Juga:
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

“Kami sangat berterima kasih kepada Kominfo dan seluruh perguruan tinggi yang mendukung dan memberi wadah pada diskusi krusial ini. Tujuan dari seminar ini adalah untuk memfasilitasi berbagi pengetahuan dan meningkatkan pemahaman tentang peran AI dalam mendorong lanskap teknologi yang aman. Kami yakin upaya ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap komunitas digital dan kemajuan teknologi Indonesia,” tutup Alexander Popovskiy.

Sementara itu, Alexander Krainov memberikan gambaran mendalam tentang sejarah modern AI, menyelidiki asal usul jaringan saraf dan AI generatif serta menelusuri evolusinya dari AlexNet dan Word2vec hingga DALL-E dan ChatGPT.

“Perkembangan teknologi AI tidak terjadi secara kebetulan. Ini adalah proses sistematis yang terdiri dari penemuan-penemuan ilmiah yang masing-masing didasarkan pada penemuan sebelumnya—dan beberapa kemajuan paling menarik dalam sejarah AI masih akan datang,” kata Alexander Krainov.

Masih di kesempatan yang sama, Teguh Arifiyandi mengatakan saat ini belum ada undang-undang khusus AI di Indonesia, Kominfo tidak menutup kemungkinan untuk mengadopsi peraturan internasional yang sudah ada. Ia menekankan pentingnya memahami kebutuhan lokal akan teknologi AI sebelum menyusun undang-undang baru.

Arifiyandi juga menyinggung Surat Edaran Etika AI yang dikeluarkan Kominfo yang menyoroti pentingnya nilai-nilai etika seperti humanisme, inklusi, kredibilitas, dan akuntabilitas dalam pengembangan dan penggunaan teknologi AI.

“Kebijakan AI Kominfo sendiri menguraikan empat sasaran strategis, antara lain memastikan kualitas dan akurasi layanan AI, keamanan data, peningkatan sumber daya manusia terkait AI, dan pencegahan kejahatan siber menggunakan AI. Kami percaya bahwa pencapaian target ini akan membantu kami menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi pengembangan ekosistem AI di Indonesia,” jelas Arifiyandi.

Merespon pemanfaatan AI di Indonesia, peneliti di Smart City Community & Innovation Center (SCCIC) ITB menyoroti solusi sistematis terhadap tantangan perkotaan yang dapat diterapkan di daerah pedesaan dan bahkan meluas ke negara dan wilayah lain di dunia. dunia. SCCIC mengusulkan solusi cerdas untuk kota, desa, provinsi, dan negara melalui model, arsitektur, metode, kerangka kerja, strategi, kebijakan, dan peraturan. Namun hal itu harus ditegaskan dengan pentingnya etika dalam penerapan AI.

“Platform dan layanan AI harus mengadopsi kebijakan yang memprioritaskan transparansi, keadilan, perlindungan privasi, akuntabilitas, dan keragaman untuk mengurangi bias yang tidak disengaja dalam pengembangan AI.” Kata Fadhil Hidayat

Puncak dari seminar ini adalah diskusi panel dinamis di mana para peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan. Nantinya, rangkaian acara seminar akan berlanjut di Universitas Indonesia pada akhir Februari 2024, dengan bahasan yang lebih menarik guna melanjutkan rangkaian kampanye untuk memenuhi diskusi soal AI dan perkembangannya di industri Indonesia.

Untuk informasi, Yandex adalah perusahaan teknologi internasional yang menciptakan produk dan layanan cerdas yang didukung oleh machine learning. Tujuan perusahaan adalah membantu konsumen dan bisnis menavigasi dunia online dan offline dengan lebih baik. Sejak tahun 1997, Yandex telah menghadirkan layanan pencarian dan informasi kelas dunia yang relevan secara lokal. Selain itu, perusahaan ini telah mengembangkan layanan transportasi on-demand, produk navigasi, dan aplikasi seluler lainnya yang terdepan di pasar bagi jutaan konsumen di seluruh dunia.

Bagikan:
#teknologi#djawanews#yandex#Kominfo#ITB#ARTIFICIAL INTELLIGENCE#teknologi AI#etika penggunaan AI

Berita Terkait

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
    Berita Hari Ini

    Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

    Djawanews.com - Investasi NVIDIA di d-Matrix menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa perusahaan tersebut berencana menanamkan modal pada pengembang chip server kecerdasan buatan itu. Menariknya, d-Matrix ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
    Berita Hari Ini

    Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

    Saiful Ardianto 08 Oct 2026 19:38
  • Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?
    Berita Hari Ini

    Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?

    Saiful Ardianto 07 Oct 2026 18:41
  • Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia
    Berita Hari Ini

    Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia

    Djawanews.com - Investasi transisi energi global mencapai rekor US$2,3 triliun pada 2025. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai perkembangan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?

    Saiful Ardianto 05 Oct 2026 18:27
  • Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?
    Berita Hari Ini

    Kok Bisa Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi?

    Saiful Ardianto 02 Oct 2026 18:29

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?
Berita Hari Ini

1

Hilirisasi vs Transisi Energi, Mengapa PWYP Kritik Rangkap Jabatan?

Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia
Berita Hari Ini

2

Investasi Transisi Energi Global Menggeliat Capai US$2,3 Triliun: Peluang Besar Indonesia

Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?
Berita Hari Ini

3

Investasi Data Center Ramai Disorot, Apa Alasan Proyek BDx Jatiluhur Disetop?

Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI
Berita Hari Ini

4

Investasi NVIDIA di d-Matrix: Gandeng Pesaing untuk Perluas Ekosistem AI

Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?
Berita Hari Ini

5

Investasi Migas Danantara US$250 Juta di AS Bakal Perkuat Strategi Energi Global?

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up