Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Harga Kisaran Rp1,4 Jutaan, Sertifikat Vaksin COVID-19 Palsu Semakin Laris Seiring Penyebaran Varian Delta
Vaksinasi COVID-19 (Unplash/@Steven Cornfield)

Harga Kisaran Rp1,4 Jutaan, Sertifikat Vaksin COVID-19 Palsu Semakin Laris Seiring Penyebaran Varian Delta

MS Hadi
MS Hadi 13 Agustus 2021 at 11:28am

Djawanews.com – Varian Delta COVID-19 menyebar pesat di seluruh dunia. Hal ini salah satunya berdampak pada semakin larisnya penjualan sertifikat vaksin COVID-19 palsu, mengingat banyak orang yang tidak mengikuti program vaksinasi.

Tidak tanggung-tanggung, sertifikat vaksin COVID-19 yang dipalsukan merupakan sertfikat vaksin COVID-19 digital keluaran Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) hingga Uni Eropa.

Dan, penjualan ini ramai dilakukan di pasar gelap dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi. Tengok saja studi yang dilakukan oleh tim peneliti yang tergabung dalam Check Point Research (CPR).

Sejak Maret 2021, CPR melaporkan lonjakan 257 persen dalam jumlah penjual yang menggunakan salah perangkat lunak pesan instan berbasis cloud, untuk mengiklankan sertifikat vaksinasi COVID-19 palsu, karena tekanan untuk mendapatkan vaksinasi meningkat.

Harga sertfikat vaksin palsu ini di kisaran 100 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1.436.565, dapat dibeli dengan menggunakan PayPal atau mata uang kripto seperti Bitcon, mengutip The Jerusalem Post Kamis 12 Agustus. Hasil tes PCR COVID-19 palsu juga turut ditawarkan.

CPR mengatakan, kelompok pasar gelap memiliki rata-rata 100.000 pengikut, dengan beberapa kelompok memiliki lebih dari 450.000 pengikut, meningkat 566 persen dari Bulan Maret, ketika kartu dijual dengan harga mendekati harga 200 dolar Amerika Serikat.

Baca Juga:
  • Sekarang Sudah Bisa Unduh Sertifikat Vaksin via Whatsapp, Begini Caranya
  • Di Jogja Tak Perlu Lagi Tunjuk Sertifikat Vaksin, Cukup Pakai Gelang Ini
  • Netizen Keluhkan Aplikasi PeduliLindungi Bikin Susah, Sering Error Hingga Sertifikat Vaksin Covid-19 Tak Muncul

Mereka mencatat, perangkat lunak pesan instan berbasis cloud tersebut paling umum digunakan pasar digital untuk transaksi ini, yang memiliki penjual berbasis di Amerika Serikat, Inggris, Swiss, Pakistan, Belanda, Italia, Yunani, Indonesia dan Prancis, dengan mayoritas dijual di negara-negara Eropa. Sebelum Maret, sebagian besar sertifikat palsu dijual di dark net, kata CPR.

Oded Vanunu, Head of Products Vulnerabilities Research di CPR, mengatakan, pihaknya sedang mencari perubahan dari penjualan web gelap ke Telegram dan layanan serupa seperti WhatsApp.

"Kami telah mempelajari darknet dan Telegram untuk layanan terkait virus corona sepanjang tahun. Saat ini, kartu vaksinasi palsu untuk hampir semua negara sekarang tersedia untuk dibeli. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mencantumkan negara tempat Anda berada," ujarnya.

"Kami percaya lonjakan pasar yang lebih luas didorong oleh varian Delta yang menyebar dengan cepat dan urgensi yang membendung setiap orang untuk divaksinasi. Akibatnya, ada orang yang tidak ingin mengambil vaksin, tetapi masih menginginkan kebebasan yang datang dengan membuktikan vaksinasi," paparnya.

Ia menambahkan, sejak Maret, harga kartu vaksinasi palsu telah turun setengahnya dan grup online untuk layanan virus corona palsu ini memiliki ratusan ribu pengikut.

"Saya sangat menyarankan orang untuk tidak terlibat. Penjual ini untuk apa pun, karena vendor ini mengejar lebih dari hanya menjual kartu vaksinasi palsu kepada Anda," pungkasnya.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#regional#varian delta covid-19#sertifikat vaksin covid-19#sertifikat vaksin covid-19 palsu#CDC#NHS#uni eropa

Berita Terkait

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
    Berita Hari Ini

    Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

    Djawanews.com - Krisis geopolitik yang terjadi di Iran kembali menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi terbarukan. Ketegangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
    Berita Hari Ini

    PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

    Saiful Ardianto 16 Mar 2026 12:03
  • Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?
    Berita Hari Ini

    Arkora Hydro (ARKO) Jaga Tren Positif Lewat Proyek Energi Bersih, Optimistis Kinerja Keuangan Meningkat pada 2026?

    Saiful Ardianto 13 Mar 2026 15:22
  • Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?
    Berita Hari Ini

    Energi Nabati Sawit Jadi Opsi Indonesia di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia?

    Djawanews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu kewaspadaan banyak negara Asia. Sejumlah pemerintah menempuh langkah cepat, mulai dari pembatasan ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Batu bara Indonesia di Tengah Krisis Energi Global dan Ancaman Pasokan Domestik: Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 11 Mar 2026 16:12
  • PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!
    Berita Hari Ini

    PLTA Batangtoru Tunjukkan Pentingnya Ekosistem bagi Energi Terbarukan, Ini Buktinya!

    Saiful Ardianto 10 Mar 2026 17:06

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?
Berita Hari Ini

1

PLTA Danau Kerinci Jadi Lokasi Restocking Ikan: Ini Kata Gubernur Al Haris?

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!
Berita Hari Ini

2

Krisis Geopolitik Global Percepat Agenda Transisi Energi Terbarukan Indonesia, Ini Alasannya!

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up