Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Denmark Bakal Kirim Rudal Harpoon untuk Ukraina, Menhan AS: Semua Paham Taruhannya Perang Ini
Penembakkan rudal Harpoon (Wikimedia Commons)

Denmark Bakal Kirim Rudal Harpoon untuk Ukraina, Menhan AS: Semua Paham Taruhannya Perang Ini

MS Hadi
MS Hadi 24 Mei 2022 at 03:18pm

Djawanews.com – Amerika serikat mengumumkan janji Denmark untuk mengirimkan rudal anti-kapal Harpoon dan peluncur ke Ukraina Senin kemarin, menandai untuk kali pertama Kyiv akan menerima senjata buata AS untuk secara siginifiakn meningkatkan jangkauan serangannya.

Ukraina diketahui telah berupaya untuk memeroleh senjata yang lebih canggih seperti sistem pertahanan udara, rudal anti-kapal dan roket jarak jauh. Tetapi, sejauh ini sebagian besar bantuan diberikan berupa sistem jarak pendek, seperti senjata anti-tank dan artileri Javelin.

Harpoon, yang dibuat oleh Boeing Co., dapat digunakan untuk mendorong Angkatan Laut Rusia menjauh dari pelabuhan Laut Hitam Ukraina, memungkinkan ekspor biji-bijian dan produk pertanian lainnya untuk dilanjutkan.

Baca Juga:
  • Rusia Umumkan Gencatan Senjata dengan Ukraina Selama 3 Hari, Mulai 8 hingga 10 Mei
  • Ukraina Setujui Usulan AS untuk Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
  • Trump Sebut Pertemuannya dengan Putin Kemungkinan Bulan Ini

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan, dia "sangat berterima kasih kepada Denmark yang mengumumkan akan menyediakan peluncur Harpoon dan rudal untuk membantu Ukraina mempertahankan pantainya."

Senin kemarin, Austin mengumumkan paket bantuan keamanan baru dari 20 negara untuk Ukraina setelah menjadi tuan rumah pertemuan virtual dengan sekutu. Itu termasuk janji Denmark untuk menyediakan rudal anti-kapal Harpoon dan peluncur ke Ukraina, kata Austin.

"Semua orang di sini memahami taruhannya perang ini," ujarnya seperti melansir Reuters 24 Mei.

Diberitakan pekan lalu, Gedung Putih beruaha untuk memberikan rudal anti-kapal canggih di tangan para pejuang Ukraina untuk mengalahkan blokade laut Rusia, tetapi bukan senjata yang lebih kuat yang dapat menenggelamkan kapal perang Rusia yang bisa meningkatkan konflik.

“Ini adalah langkah penting dan terukur untuk meningkatkan kemampuan dan intensitas operasional Ukraina melawan Rusia,” kata Tom Karako, peneliti senior di Pusat Studi Strategis dan Internasional dan direktur Proyek Pertahanan Rudal.

Dia menambahkan, senjata "akan menghadapi risiko kapal Rusia yang bernilai tinggi menyerang Ukraina dari Laut Hitam atau di tempat lain." Sumber-sumber Kongres dan seorang pejabat AS mengatakan rudal anti-kapal Neptunus Ukraina kekurangan pasokan, sehingga Harpoon menawarkan Ukraina lebih banyak kemampuan untuk mendorong kapal-kapal Rusia kembali dan memulai operasi penghilangan ranjau.

Dengan rudal Harpoon, Ukraina kemungkinan akan bergantung pada negara lain untuk menargetkan data untuk menggunakan sistem secara efektif melawan kapal pada jarak yang lebih jauh, terang Karako.

Sejumlah negara bersedia mengirim Harpoon ke Ukraina, kata pejabat AS dan sumber Kongres. Tetapi seorang pejabat AS mengatakan tidak ada negara yang ingin menjadi negara pertama atau satu-satunya yang mengirim Harpoon, karena takut akan pembalasan dari Rusia jika sebuah kapal ditenggelamkan dengan Harpoon dari persediaan mereka.

Kementerian Pertahanan Denmark tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Diketahui, hambatan untuk mengirim senjata jarak jauh yang lebih kuat ke Ukraina, mencakup persyaratan pelatihan yang panjang, kesulitan memelihara peralatan, atau kekhawatiran persenjataan AS jatuh ke pasukan Rusia.

Berita ini pernah tayang di media partner Djawanews, Voi.id dengan judul: Denmark Janji Kirim Rudal Harpoon untuk Ukraina, Menteri Pertahanan AS: Semua Paham Taruhannya Perang Ini

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#Perang Rusia-Ukraina#rudal#ukraina#amerika serikat#Denmark

Berita Terkait

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat
    Berita Hari Ini

    Proyek PLTA Mentarang: Pembahasan yang Beredar di Masyarakat

    Djawanews.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang yang berlokasi di Kalimantan Utara sedang memicu kontroversi, meskipun mengusung label "energi hijau" yang seharusnya ramah lingkungan. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?
    Berita Hari Ini

    Pemkab Sigi Izinkan Lima Lokasi PLTA Ramah Lingkungan untuk Energi Hijau, Makin Ngacir?

    Saiful Ardianto 09 Feb 2026 12:49
  • PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?
    Berita Hari Ini

    PLTM Sei Wampu Jadi Andalan Energi Air Sumut, Tambah Pasokan Listrik Hijau?

    Saiful Ardianto 06 Feb 2026 12:33
  • Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?
    Berita Hari Ini

    Medco Energi (MEDC) Peroleh Kredit Rp800 Miliar untuk Perkuat Pendanaan, Kok Bisa?

    Djawanews.com - PT Medco Energi Internasional Tbk atau Medco Energi (MEDC) kembali memperkuat struktur pendanaannya melalui fasilitas kredit baru. Emiten energi terintegrasi ini menandatangani perjanjian kredit ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?
    Berita Hari Ini

    Konstruksi PLTA Batang Toru Bakal Kena Perombakan, Apa Penyebabnya?

    Saiful Ardianto 04 Feb 2026 13:09
  • Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?
    Berita Hari Ini

    Status Lahan PLTA Karebbe: DPRD Sulsel Telusuri Kepastian Hukum yang Masih Belum Pasti?

    Saiful Ardianto 03 Feb 2026 12:59

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up