Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Besok, Sukmawati Bakal Jalani Ritual Pindah Agama di Pantai Bali
Sukmawati direncanakan akan menjalani ritual pindah agama di Bali pada Selasa, 26 Oktober 2021. (sibayaknews.com)

Besok, Sukmawati Bakal Jalani Ritual Pindah Agama di Pantai Bali

Fajar Kurniawan
Fajar Kurniawan 25 Oktober 2021 at 02:36pm

Djawanews.com – Kabar mengenai Sukmawati bakal jalani ritual pindah agama seakan tak ada habisnya menjadi sorotan publik beberapa hari terakhir. Hal tersebut sampai sekarang masih menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial oleh netizen.

Keputusan Putri Presiden Pertama RI, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri bakal jalani ritual pindah agama dari Islam ke Hindu sudah bulat. Dirinya mengaku telah mendapatkan izin dari semua anggota keluarga terdekat, termasuk kakaknya Megawati Soekarnoputri.

Dikabarkan Sukmawati yang ingin pindah agama akan menjalani ritual penglukatan atau pembersihan diri. Ritual itu dilakukan di Pantai Lovina di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.

"Prosesnya hanya di segara (laut), di segara Lovina," kata Kelian (Ketua) Dadia Pasek Baleagung Buleleng Nyoman Suadnyana Pasek pada Senin, 25 Oktober 2021.

Menurut Suadnyana Pasek, ritual panglukatan tersebut dilakukan sebagai makna pembersihan diri, baik secara jasmani dan rohani terhadap Sukmawati Soekarnoputri.

Dikabarkan bahwa ritual pangkulatan akan dilaksanakan sebelum acara utama Sudhi Wadani yang berlangsung pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Sukmawati Bakal Jalani Ritual Pindah Agama di Buleleng, Tapi Kok Belum Sampai?

Dari penuturan Suadnyana Pasek, hingga saat ini ritual panglukatan tersebut belum dilaksanakan karena pihaknya masih melakukan konfirmasi kepada pandita atau pendeta yang memimpin ritual tersebut.

Nantinya, Sukmawati Soekarnoputri bakal berangkat dari Dadia Pasek Baleagung Buleleng ke Pantai Lovina. Namun hingga saat ini Sukmawati Soekarnoputri belum berada di Dadia Pasek Baleagung Buleleng.

"Belum, acara belum mulai. Untuk acaranya sendiri kita masih konfirmasi sareng ida pandita juga. (Sukmawati Soekarnoputri) belum (ada di sini). Mungkin masih dalam perjalanan," jelasnya.

Sebelumnya, Panglingsir Dadia Pasek Baleagung Buleleng Made Hardika bakal menjalani sejumlah prosesi ritual saat upacara Sudhi Wadani. Ritual itu sudah dilakukan mulai Senin (25/10) hari ini, dan dilanjutkan pada ritual utama pada keesokan harinya.

Baca Juga:
  • PA 212 Sebut Menag Yaqut Lebih Parah dari Sukmawati, Tuntut Segera Diproses
  • Novel Bamukmin Tak Puas Hanya Ferdinand yang Ditahan, Desak Polri Ringkus Juga Sukmawati hingga Ade Armando, Terkhusus Dudung
  • Putra Sulung Sukmawati Angkat Suara Soal Ibu Pindah Agama: yang Penting Tidak Menyembah Setan

Sebelum Senin (25/10), tidak ada ritual apapun yang dilakukan, hanya saja ada berbagai persiapan yang dilakukan oleh pihak keluarga di Dadia Pasek Baleagung Singaraja.

Jadi hari ini, Sukmawati Soekarnoputri bakal mengikuti prosesi pembersihan diri (panglukatan) terlebih dahulu. Usai itu dilakukan dengan ritual medengen-dengen yang juga bermakna pembersihan.

"Jadi pertama tanggal 25, itu dia harus mengikuti pembersihan dulu, panglukatan. Setelah panglukatan wenten (ada) medengen-dengen dan besoknya baru ada (ritual) metatah di Bale Agung (Singaraja) tanggal 26-nya. Lanjut dah tanggal 26 itu Sudhi Wadani," jelas Hardika pada Sabtu lalu, 23 Oktober 2021.

Upacara inti Sudhi Wadani yang dijalani Sukmawati Soekarnoputri dilakukan di merajan (pura). Dalam prosesi itu juga dilakukan penandatanganan surat yang disaksikan oleh berbagai pihak, terutama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

"Itu (Sudhi Wadani) ring (di) merajan dan pemandatanganan disaksikan (atau) upasaksi dari Parisada (Hindu Dharma Indonesia), dari agama dan dipuput oleh pinandita-pinandita yang sudah ditujuk panditanya. Selesai Sudhi Wadani, selesai sudah acaranya, kenten (begitu)," jelas Hardika.

Perihal Sukmawati bakal jalani ritual pindah agama dari Islam ke Hindu ini menuai banyak perhatian dari netizen. Ada beberapa yang mendukung keputusan Sukmawati, namun yang menghujat lebih banyak.

Bahkan banyak anggapan publik yang menyatakan kalau Sukmawati dari dulu memang Hindu, tidak pernah Islam.

Untuk mendapatkan warta harian terbaru lainya, ikuti portal berita Djawanews  dan akun Instagram Djawanews.

Bagikan:
#Sukmawati Bakal Jalani Ritual Pindah Agama#Sukmawati Soekarnoputri#Megawati Soekarnoputri#Islam#HINDU#bali#Sukmawati

Berita Terkait

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
    Berita Hari Ini

    Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

    Djawanews.com - Konsumsi LPG 3 kg bersubsidi secara nasional diproyeksikan mencapai 8,67 juta ton pada 2026. Angka tersebut melampaui kuota APBN 2026 sebesar 8 juta ton, sehingga tingkat penyerapannya diperkirakan mencapai 108,46%. ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?
    Berita Hari Ini

    Investasi Data Center Berbasis AI Malaysia Digenjot, Johor Jadi Kawasan Strategis?

    Saiful Ardianto 27 Aug 2026 11:31
  • Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
    Berita Hari Ini

    Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

    Saiful Ardianto 26 Aug 2026 17:18
  • Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
    Berita Hari Ini

    Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

    Djawanews.com - Tokenized saham adalah bentuk digital yang merepresentasikan saham atau eksposur terhadap nilai saham melalui token di jaringan blockchain. Inovasi investasi saham tersebut mempertemukan instrumen ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
    Berita Hari Ini

    Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 20:26
  • Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
    Berita Hari Ini

    Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

    Saiful Ardianto 24 Aug 2026 12:31

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa
Berita Hari Ini

1

Apa Itu Tokenized Saham (Tokenisasi Saham)? Pembahasan Lengkap dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!
Berita Hari Ini

2

Ramai Kasus Investasi MJA Berlian Ilegal, Warga Palu Dihimbau Waspada oleh OJK!

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!
Berita Hari Ini

3

Tokenisasi Saham Bitwise Dorong Pasar Aset US$38 Miliar, Gini Penjelasannya!

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?
Berita Hari Ini

4

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Capai 8,67 Juta Ton pada 2026, Subsidi Bakal Mulai Melemah?

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam
Berita Hari Ini

5

Mantep! PLN Resmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit untuk Listrik Hijau 24 Jam

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up