Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Berita Jogja: Jadi Perajin Layangan Bapangan, Pria di Kulonprogo Bisa Beli Sapi
Wakirin membuat layangan bapangan (Harian Jogja)

Berita Jogja: Jadi Perajin Layangan Bapangan, Pria di Kulonprogo Bisa Beli Sapi

Saiful Ardianto
Saiful Ardianto 14 September 2020 at 04:08pm

Djawanews.com – Musim layang-layang ternyata membawa berkah tersendiri bagi Wakirin (60), warga Dusun Taruban, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dia berhasil meraup untung jutaan rupiah dari jasa pembuatan layangan jenis bapangan. Hasil dari usaha itu dapat digunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan Wakirin bisa membeli sapi.

“Ya lumayan lah hasil pembuatan layangan di musim layang-layang tahun ini cukup besar sehingga saya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan beli Sapi,” kata Wakirin, melansir Harian Jogja, Senin (14/9/2020).

Perlu diketahui, membuat layangan sebenarnya bukan pekerjaan utama Wakirin. Pendapatan utamanya adalah dari membuat kandang ayam dan berjualan burung merpati.

Akan tetapi, tahun ini dia mencoba peruntungan dengan alih profesi sebagai perajin layangan.

Dalam membuat layangan, Wakirin dibantu tetangganya, Kardi. Wakirin bekerja membuat rangka dari bambu. Sedangkan Kardi mengerjakan pemasangan sampul. 

Baca Juga:
  • Mengenal Jenis Layang-Layang yang Bisa Kamu Mainkan
  • Awas Jangan Terulang Lagi, Pemilik Layangan yang Tabrak Pesawat dapat Didenda Rp 1 Miliar
  • Peringatan! Hati-Hati Mainan Layangan jika Tidak Ingin Kena Pidana

Dalam sehari, Wakirin dapat membuat lima layangan bapangan ukurar besar dan tiga layangan ukuran kecil.

Mereka yang memesan layangan tak hanya berasal dari warga sekitar, namun juga ada dari luar Kabupaten Kulonprogo.

Layangan bapangan buatan Wakirin dijual dengan harga yang beragam, tergantung ukuran. Paling murah adalah layangan ukuran dua meter yang dibanderol seharga Rp 50.000. Sementara ukuran di atasnya berkisar Rp 100.000 hingga Rp 150.000.

Bagikan:
#Layangan Bapangan#Musim Layang-layang#Layangan#Jasa Pembuatan Layangan#KULONPROGO#berita hari ini#layang-layang

Berita Terkait

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi
    Berita Hari Ini

    Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Bulog Penuh, Distributosi Perlu Kolaborasi

    Djawanews.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. menegaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar
    Berita Hari Ini

    Transisi Energi di Asia Didorong British International Investment dengan Pendanaan £1,1 Miliar

    Saiful Ardianto 30 Apr 2026 19:29
  • Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?
    Berita Hari Ini

    Investasi Energi Hijau Meningkat, CATL Himpun Dana US$5 Miliar?

    Saiful Ardianto 29 Apr 2026 14:54
  • PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?
    Berita Hari Ini

    PLTA saat EL NINO: Tantangan dan Dampaknya pada Pasokan Listrik Indonesia?

    Djawanews.com - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian nasional karena potensi mengurangi ketersediaan air di bendungan dan sungai, berdampak langsung pada kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air ( ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?
    Berita Hari Ini

    PLTA Jelok dan Timo Jadi Perhatian PLN dalam Penguatan Wisata Air Candirejo, Kenapa?

    Saiful Ardianto 27 Apr 2026 20:21
  • Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    MS Hadi 25 Apr 2026 10:18

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up