Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
Begini Syarat Perjalanan Kereta Api di Wilayah Jawa-Bali sampai 18 Oktober Nanti.
1. Perjalanan Kereta Api saat Covid-19. (BeritaSatu.com)

Begini Syarat Perjalanan Kereta Api di Wilayah Jawa-Bali sampai 18 Oktober Nanti.

Hubertus Gilang Arya Satya
Hubertus Gilang Arya Satya 12 Oktober 2021 at 01:11pm

DjawaNews.com - Pemerintah masih memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 18 Oktober 2021 mendatang melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2021.

Kendati tidak ada wilayah di Jawa & Bali yang masuk ke kategori level 4, ada sejumlah penyesuaian aturan perjalanan. Termasuk salah satunya perjalanan kereta api. Apa saja aturan yang ditetapkan?

Syarat Perjalanan Kereta Api sampai 18 Oktober 2021

1.      Membawa Kartu Vaksin

Pelaku perjalanan kereta api harus menunjukkan kartu vaksin, minimal telah melakukan vaksinasi dosis pertama. Kartu / sertifikat vaksin bisa ditunjukkan dengan secara digital (file foto / aplikasi PeduliLindungi) maupun fisik (dicetak).

2.      Menunjukkan Hasil Negatif PCR H-2 / Antigen H-1.

Bagi yang melakukan perjalanan dalam wilayah Kawasan tertentu (Aglomerasi) di wilayah Jawa-Bali, wajib menunjukkan bukti hasil negatif PCR H-2 perjalanan bila baru memperoleh dosis pertama vaksin.

Dan bila sudah dosis kedua vaksin, bisa hanya menunjukkan hasil negatif antigen H-1 perjalanan. Hal ini juga berlaku bagi yang melakukan perjalanan bukan ke wilayah aglomerasi dan baru mendapat dosis pertama vaksin.

3.      Perjalanan dikhususkan bagi penumpang Berusia di Atas 12 Tahun.

Per 13 Agustus 2021, perjalanan kereta api hanya dikhususkan untuk penumpang berusia diatas 12 tahun, untuk meminimalisir penularan covid-19 pada anak-anak.

4.      Datang Lebih Awal ke Stasiun.

Para Penumpang diharapkan dating lebih awal di stasiun setidaknya 1-2 jam sebelum jam keberangkatan kereta api untuk dilakukan verifikasi syarat ketentuan perjalanan oleh petugas sebelum penumpang melakukan boarding.

5.      Dilarang makan atau minum pada perjalanan kereta api kurang dari 2 jam.

Para penumpang kereta api tidak diperkenankan makan atau minum saat perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam, terkecuali bagi yang harus mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam rangka pengobatan.

6.      Wajib mematuhi Protokol Kesehatan.

Selain itu, para penumpang diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan baik saat keberangkatan, perjalanan, maupun saat kedatangan seperti:

A.    Memakai masker tiga lapis maupun medis.

B.     Memakai face shield.

C.     Mencuci Tangan dengan Hand Sanitizer.

D.    Menjaga Jarak.

Ingin tahu informasi mengenai Berita Hari Ini lainnya? Pantau terus Djawanews dan ikuti akun Instagram milik Djawanews

Bagikan:
#KERETA API#COVID-19#PPKM

Berita Terkait

    PLTA Kedung Ombo: Sumber Energi Terbarukan untuk Masa Depan Indonesia
    Berita Hari Ini

    PLTA Kedung Ombo: Sumber Energi Terbarukan untuk Masa Depan Indonesia

    Djawanews.com - PLTA Kedung Ombo merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang sangat berperan dalam penyediaan energi listrik di Indonesia. Terletak di Kabupaten Boyolali, ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Arsitektur Energi Indonesia: Membangun Ketahanan Energi Nasional yang Berkelanjutan
    Berita Hari Ini

    Arsitektur Energi Indonesia: Membangun Ketahanan Energi Nasional yang Berkelanjutan

    Saiful Ardianto 15 Jan 2026 11:39
  • Impor Energi Indonesia: Target Ambisius Prabowo untuk Menjadi Mandiri Energi
    Berita Hari Ini

    Impor Energi Indonesia: Target Ambisius Prabowo untuk Menjadi Mandiri Energi

    Saiful Ardianto 14 Jan 2026 14:29
  • Keberlanjutan Energi Melalui PLTA Pejengkolan: Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Indonesia
    Berita Hari Ini

    Keberlanjutan Energi Melalui PLTA Pejengkolan: Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Indonesia

    Djawanews.com - Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pejengkolan adalah salah satu proyek energi terbarukan yang berfokus pada pemanfaatan potensi alam Indonesia untuk menghasilkan listrik dengan cara ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Proyek Transisi Energi Dipercepat Lewat Kolaborasi Pertamina NRE dan GCL China
    Berita Hari Ini

    Proyek Transisi Energi Dipercepat Lewat Kolaborasi Pertamina NRE dan GCL China

    Saiful Ardianto 13 Jan 2026 15:46
  • PLTH Pantai Baru: Ubah Wajah Pantai Bantul Lewat Energi Terbarukan
    Berita Hari Ini

    PLTH Pantai Baru: Ubah Wajah Pantai Bantul Lewat Energi Terbarukan

    Saiful Ardianto 13 Jan 2026 11:44

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Investasi Energi Bersih Global Tembus Rekor Baru, 2,2 Triliun dalam Genggaman!
Berita Hari Ini

1

Investasi Energi Bersih Global Tembus Rekor Baru, 2,2 Triliun dalam Genggaman!

PLTMH Semawung: Listrik Hijau 600 kW dari Irigasi Kalibawang
Berita Hari Ini

2

PLTMH Semawung: Listrik Hijau 600 kW dari Irigasi Kalibawang

Proyek Transisi Energi Dipercepat Lewat Kolaborasi Pertamina NRE dan GCL China
Berita Hari Ini

3

Proyek Transisi Energi Dipercepat Lewat Kolaborasi Pertamina NRE dan GCL China

PLTH Pantai Baru: Ubah Wajah Pantai Bantul Lewat Energi Terbarukan
Berita Hari Ini

4

PLTH Pantai Baru: Ubah Wajah Pantai Bantul Lewat Energi Terbarukan

Keberlanjutan Energi Melalui PLTA Pejengkolan: Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Indonesia
Berita Hari Ini

5

Keberlanjutan Energi Melalui PLTA Pejengkolan: Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Indonesia

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up