Djawanews logo
×
  • Masuk
  • Berita Hari Ini
  • Bisnis
    • Entrepreneur
    • Market
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Infotainment
    • Inspirasi
    • Kesehatan
    • Relationship
  • Otomotif
  • Sepak Bola
  • Sport
  • Teknologi
  • Travel
  • Serba-serbi
  • Kriminal
  1. Home
  2. Berita Hari Ini
5 Tambang Batu Bara Terbesar di Indonesia: Potensi dan Prospek Ekspor
Tambang Batu Bara Terbesar di Indonesia (Unsplash/Bart van Dijk)

5 Tambang Batu Bara Terbesar di Indonesia: Potensi dan Prospek Ekspor

MS Hadi
MS Hadi 14 Juli 2024 at 01:09pm

Djawanews.com – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan batu bara terbesar di dunia. Dengan perkiraan cadangan mencapai 38,84 miliar ton, sumber daya ini diperkirakan dapat bertahan hingga 65 tahun ke depan jika tidak ditemukan cadangan baru.

Pada 30 Agustus 2023, produksi batu bara Indonesia mencapai 360,69 juta ton, menurut data Minerba One Data Indonesia (MODI) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Terdapat beberapa perusahaan batu bara terbesar di Indonesia yang masih mempunyai cadangan jutaan sampai miliaran ton. Ikuti informasinya berikut ini, ya!

Tambang Batu Bara Terbesar di Indonesia

I. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

Adaro mempunyai beberapa perusahaan pertambangan yang mengelola konsesi di Kalimantan Timur serta Sumatera Selatan. Pada 2022, industri ini sukses memproduksi batu bata sampai 62,88 juta ton.

II. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Industri ini memproduksi batu bara sebanyak 70 juta ton selama 2022. Pada Oktober 2023, BUMI membeli 100% saham PT Kaltim Prima Coal (KPC), perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kalimantan Timur.

BUMI pula mempunyai banyak perusahaan pertambangan batu bara di bawah bendera korporasinya. Ada pula posisi pertambangan yang dikelola BUMI terletak di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, serta Sumatera Selatan.

III. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)

BYAN mengelola konsesi pertambangan batu bara di Kalimantan Timur serta Kalimantan Selatan. Perusahaan kepunyaan salah satu orang terkaya di Indonesia ini --Low Tuck Kwong-- memproduksi 38,9 juta ton batu bara sepanjang 2022.

IV. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PTBA merupakan salah satu emiten batu bara kesukaan para investor. Industri pelat merah ini mempunyai 8 anak usaha, serta mempunyai 5 daerah pengelolaan batu bara serta mengoperasikan 3 pelabuhan. Cadangan sumber daya yang dipunyai PTBA menggapai 3,02 miliyar ton.

Selain itu baca juga berita terkait PTBA: “Punya Cadangan Batu Bara Terbesar, PTBA Sebut Bisa Bertahan hingga 100 Tahun”.

V. PT Kideo Jaya Agung

Industri ini terletak di bawah bendera PT Indika Energy Tbk (INDY). Selama Januari-Oktober 2023, Kideco sukses memproduksi 25,4 juta batu bara. Kideco mengekspor batu bara ke beberapa negeri di Asia.

Tidak hanya kelima perusahaan di atas, masih ada PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) yang sampai kuartal III-2023 sukses memproduksi batu bara sampai 31,7 juta ton. GEMS pula berada di bawah bendera Sinar Mas Grup.

Setelah itu ada PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) yang juga merupakan anak usaha di korporasi Sinar Mas. Industri ini memproduksi 20,4 juta ton batu bara selama semester awal 2023.

Baca Juga:
  • Gus Yahya Temui Jokowi di Istana, Bahas Konsesi Tambang dan Investasi IKN
  • Saleh Daulay: Agak Aneh Kalau Orang Ragukan Kemampuan Muhammadiyah Kelola Tambang
  • Muhammadiyah Terima Tawaran Izin Tambang, Haedar Nashir: Apa Pun Harus Sesuai Ajaran Islam

Indonesia Ekspor Batu Bara Kemana Saja?

Ekspor batubara termal Indonesia siap memecahkan rekor penjualan tahun lalu. Proyeksi pengiriman buat 2 bulan pertama tahun 2024 melonjak nyaris 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Informasi pelacakan kapal dari Kpler yang dilansir Reuters, Selasa (20/2), menunjukkan kalau ekspor batubara termal serta bituminus termal Indonesia-yang digunakan buat pembangkit listrik-mencapai 90 juta metrik ton buat bulan Januari serta Februari. Jumlah ini bertambah 24% dibandingkan 2 bulan yang sama di tahun 2023.

Buat tahun 2023 secara keseluruhan, ekspor Indonesia sudah menggapai angka tertinggi baru sebesar 504,6 juta ton. Bila laju ekspor yang tinggi-yang nampak selama tahun ini-dapat dipertahankan, maka tahun 2024 bakal jadi titik paling tinggi baru ekspor batubara termal Indonesia.

China, India, Korea Selatan, serta Filipina ialah pasar utama buat batubara Indonesia selama tahun ini, masing-masing sebesar 33%, 15%, 5,8%, serta 5,1% dari total pengapalan. Bersama dengan Jepang, pasar-pasar tersebut merupakan 5 negeri tujuan utama batubara Indonesia pada tahun 2023.

Kendati demikian, secara volume, 29,4 juta ton yang dikirim ke Cina sampai Februari, nyaris 9% lebih rendah dari pengiriman selama 2 bulan pertama tahun 2023. Tetapi sejauh ini, data pelacakan kapal Kpler mencatat, masih ada lebih dari 21 juta ton kargo batubara Indonesia yang sudah dimuat ataupun lagi dimuat, namun belum mengonfirmasi tujuan akhirnya pada manifes kapal.

Bagikan:
#berita hari ini#djawanews#tambang#PERUSAHAAN TAMBANG#batu bara

Berita Terkait

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
    Berita Hari Ini

    Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    Djawanews.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah (25/4) harus menjadi titik koreksi arah desentralisasi. Otonomi tidak cukup diperingati, tetapi harus dijalankan dengan kewenangan nyata di daerah serta memberi ruang ....
    MS Hadi
    MS Hadi
  • Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
    Berita Hari Ini

    Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

    Saiful Ardianto 24 Apr 2026 18:58
  • Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
    Berita Hari Ini

    Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

    Saiful Ardianto 23 Apr 2026 07:52
  • Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
    Berita Hari Ini

    Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

    YOGYAKARTA - Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut mendapat perhatian serius setelah Pemerintah Kabupaten Garut melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik ....
    Saiful Ardianto
    Saiful Ardianto
  • Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
    Berita Hari Ini

    Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

    Saiful Ardianto 21 Apr 2026 16:28
  • Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?
    Berita Hari Ini

    Investasi Rusia di Indonesia: Penguatan Kerja Sama Energi dan Infrastruktur Berlanjut?

    Saiful Ardianto 17 Apr 2026 17:21

Anda Harus Tahu

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?
Kesehatan

Pasangan Calon Pengantin Dianjurkan Vaksin Sebelum Menikah, Apa Saja Jenisnya?

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda
Lifestyle

Polusi Udara Memburuk, Ketahui 7 Langkah Melindungi Paru-paru Anda

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar
Lifestyle

Kesalahan Makan Yogurt yang Bisa Bikin Tubuh Makin Melar

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android
Teknologi

Simpan Banyak File tanpa Bikin Ponsel Lemot, Ketahui 7 Tips Hemat Memori Android

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!
Lifestyle

Mudik Bersama Anak, Jangan Lupakan Obat Ini!

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan
Kesehatan

Pakar Bagikan Kiat Memilih Olahraga saat Menjalankan Puasa Ramadan

Populer

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?
Berita Hari Ini

1

Eceng Gondok di PLTA Saguling Ancam Operasional, TNI dan Warga Turun Tangan?

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?
Berita Hari Ini

2

Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Garut Menguat: Energi Apa yang Dicari?

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia
Berita Hari Ini

3

Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil di Indonesia

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Berita Hari Ini

4

Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS
Berita Hari Ini

5

Investasi ENI di Kalimantan Timur: Proyek Migas Besar dengan Nilai Investasi 15 Miliar Dolar AS

Pilihan Editor

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien
Berita Hari Ini

Lukisan Danang Farshad di ARTJOG 2024, Tentang Konservasi Laut dan Serangan Alien

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya
Berita Hari Ini

Jokowi: Saya Mengenal Rizal Ramli sebagai Ekonom Cerdas dan Aktivis Kritis karena Cinta terhadap Bangsanya

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said
Berita Hari Ini

Tak Ingin Ada Konflik Internal di Timnas AMIN, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD
Berita Hari Ini

BNPT: Sebanyak 148 Teroris Ditangkap Sepanjang 2023, Didominasi JII dan JAD

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa
Berita Hari Ini

Representasikan Wisata Budaya, Satpam Borobudur Pakai Seragam Bernuansa Jawa

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Hari Ini

Mahasiswa IPB yang Hilang Saat Penelitian di Pulau Sempu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Follow Google News Kami: Djawanews logo
Djawanews logo
Tentang Kami Kontak Kami Privacy Policy Redaksi Pedoman Media Siber Karir
fb
tw
ig
© Copyright 2026 Djawanews Media Utama
arrow-up